Gerilya Marketing Gaya SDSB.com
SDSB? Sumbangan Dana Sosial Berhadiah? Ya dan tidak. Ya, untuk ingatan kita pada taruhan SDSB yang menimbulkan polemik perjudian di Indonesia. Tidak, karena memang SDSB.com tidak ada hubungannya dengan instansi manapun, baik Menpora maupun Depsos.
Di tengah gencarnya upaya pemberantasan perjudian, situs ini bergerak menempuh jalur gerilya setelah ditolak oleh beberapa media online untuk mengiklankan situs ini.
Lahan gerilya pertama adalah melalui jaringan telepon selular. Melalui SMS yang di-broadcast, SDSB.com menyentil kuis Wants to be Millionaire yang ‘hanya’ berhadiah Rp 1 milyar, sementara situs yang menyebut dirinya sebagai ‘website taruhan legal’ ini menjanjikan hadiah utama sebesar Rp 2 milyar.
Medan gerilya selanjutnya adalah melalui mailing list dengan memanfaatkan Yahoo!Groups. Pemerima diundang untuk mengikuti taruhan dengan masa berlaku keanggotaan selama 7 hari. Tidak diketahui, darimana SDSB.com ‘belanja’ email address untuk keperluan ini.
Terlepas dari cara spamming dan pro-kontra tentang situs taruhan ini. Apa yang dilakukan SDSB.com bisa jadi cermin sekaligus periskop bagi pelaku bisnis media online, penegak hukum dan masyarakat.
Akankah gerilya yang dilakukan akan menjadi perang terbuka?
Catatan: hyperlink dalam posting ini tidak diaktifkan sebagai bentuk ketidaksetujuan terhadap perjudian.






