Mobile Marketing, Online PublishingAugust 30, 2005

Wake Me Up When September Ends, Vision Of Love, Dirty Little Secrets, Sugar We’re Going Down… itulah lagu-lagu hits yang mungkin sekarang bersemayam di iPod Anda. Sesaat lagi mungkin daftar ‘hits’ akan bertambah menjadi: Berry Banana Fruit Smoothie, Oven-Baked French Toast, Double Strawberry Waffle, Cheesy Tuna Noodle Casserole, Crispy Fish Bake…. Tidak tampak seperti judul-judul lagu? Memang benar semua itu bukan judul lagu, melainkan nama-nama resep pilihan yang bisa Anda download dari situs Kraft ke iPod Anda.

Recipe Hits for Your iPod‘, adalah program promosi melalui website dan iPod. Kraft menyediakan 100 resep pilihan yang secara teknis tidak hanya bisa diletakkan di iPod, namun juga pada mobile device lain seperti telepon selular, Blackberry atau PDA.

Caranya mudah, cukup men-download file ‘Kraft Recipes’ yang ada di website tersebut, kemudian colokkan iPod Anda ke komputer. Urai file yang ter-download lalu pindahkan ke folder ‘Notes’ di iPod anda. Resep-resep pilihan pun kini tersaji dan menjadi ‘hits’ baru di iPod Anda.

Jadi, sembari memilih dan mencoba resep dari Kraft, Anda bisa tetap mendengarkan musik. Inovasi Kraft ini cukup menarik, namun karena resep yang disajikan berupa teks, masih dipertanyakan apakah orang akan merasa nyaman membaca resep tersebut. Maklum, layar iPod sangat kecil. Bukankah iPod didesain untuk didengar dan bukan untuk dibaca?

Mobile MarketingAugust 28, 2005

The Ring Two, film yang sempat ‘menghantui’ Hollywood adalah sekuel dari film Jepang yang sukses menakut-nakuti penontonnya: The Ring. Film yang disutradarai Hideo Nakata ini merupakan debut awalnya menembus rimba perfilman Hollywood. Bersama Naomi Watts sebagai Rachel Keller, David Dorfman sebagai Aidan (anak Rachel), Simon Barker dan sejumlah aktor lain, Hideo mampu menampilkan genre horor yang berbeda dengan film-film horor selama ini.

Kesuksesan itu berlanjut dengan diterbitkannya film ini dalam format DVD. Uniknya, peluncuran DVD yang digarap oleh konsultan intercative marketing New Media Maze ini juga bernuansa horor. Betapa tidak? Viral marketing yang dilakukan adalah dengan cara mengirimkan pesan tentang kematian.

Ide tersebut memang diilhami dari cerita The Ring Two sendiri, di mana diceritakan tokoh dalam film itu ketika melihat televisi dan telepon berbunyi maka akan ada pesan bahwa hidupnya tinggal 7 hari lagi. Anda yang sudah menyaksikan film The Ring Two, tentu sangat ingat dengan scenes ini.

Seven Days Left‘ adalah nama yang diberikan untuk campaign yang berlangsung di 9 negara ini. Caranya adalah dengan mengirimkan email ke 6 orang beserta nomor handphone keenam orang tersebut. Isi email adalah pemberitahuan untuk melihat cuplikan video The Ring Two di website. Pada saat itulah handphone orang yang tengah menyaksikan cuplikan itu berbunyi. Lalu, keluarlah ‘pesan maut’ itu. Strategi campaign yang cerdas dan sangat relevan.

Horor (atau teror?) film ini pun rupanya tidak hanya terjadi di layar lebar, tapi juga berlanjut di handphone.

Mobile Marketing, Local ContentsAugust 27, 2005

Awali dengan sikat gigi, tuntaskan dengan Listerine. Awali dengan membeli, tuntaskan dengan mengirim SMS. Dan tunggu hari Jumat.

Kenapa Jumat? Karena tiap hari itulah saatnya diumumkan 20 pemenang dalam Listerine FUNtastic Friday. Mobile marketing yang digagas Listerine ini mensyaratkan pengiriman SMS berupa tanggal, tempat dan kota di mana Anda membeli Listerine, sesuai struk pembelian. Hadiahnya cukup menarik dan ‘fun’. Dari Mini iPod, Kamera Lomo, Nokia N-gage, Play Station 2 hingga DVD Player.

Cara ini cukup menarik karena meskipun belum sepenuhnya menggunakan digitalisasi dalam komunikasi pemasaran (masih mensyaratkan bukti struk pembelian), upaya Listerine membuka wacana baru dalam melakukan program digital marketing. Bukan tidak mungkin sebentar lagi di Indonesia akan lazim ditemui program yang “sepenuhnya digital”, seperti misalnya mobile coupon, mobile discount, mobile voucher dan variasi mobile marketing lain.

Tidak dijelaskan dalam program Listerine ini, apakah setiap struk hanya berhak untuk satu kiriman SMS, mengingat biasanya orang akan cenderung mengirimkan sebanyak-banyaknya demi terbukanya peluang memenangkan undian.

Online AdvertisingAugust 26, 2005

Ada kamera yang bisa berdering, ada radio yang bisa berdering, ada pula video recorder yang berdering lalu pemiliknya berbicara. Itulah sekilas gambaran perkembangan fitur yang dimiliki oleh sebuah handphone.

Dan kini kenyamanan merekam dan menyaksikan gambar bergerak benar-benar akan Anda rasakan melalui handphone. Anda mungkin bukan seorang sutradara, namun tidak berarti kehilangan kesempatan untuk membuat proyek film pertama Anda. Takut harus menenteng kamera video yang berat dan rumit pengaturannya? Cobalah dengan Nokia N90 atau produk-produk Nokia cameraphone lainnya. Dengan perangkat itu Anda berkesempatan mendapat perangkat multimedia dan imaging device serta hadiah uang total sebesar US $ 10.000. Semuanya itu dirangkum dalam campaign yang bertitel ‘First Time Mobile FilmMakers‘, ajang kompetisi membuat film melalui perangkat videocameraphone.

Adalah Discovery Networks Asia, perwakilan wilayah Asia dari jaringan perusahaan hiburan Discovery Communications, yang menjalin kerjasama bisnis dengan Nokia. Campaign yang menghabiskan dana puluhan juta dollar AS ini diluncurkan dan bisa diikuti di Australia, Kamboja, Hong Kong, India, Indonesia, Singapore, Laos, Malaysia, New Zealand, Philippines, Thailand dan Vietnam.

First Time FilmMakers‘ adalah proyek dari Discovery Channel yang digagas sejak awal 2004. Merupakan upaya Discovery untuk menghasilkan karya-karya film dokumenter dengan memilih beberapa anak muda di Asia, terutama di China, untuk menghasilkan film pertama mereka.

Kerjasama dengan Nokia dalam First Time Mobile FilmMakers ini mengadopsi model tersebut dengan cara yang lebih populer: menggunakan media handphone dan bisa diikuti oleh masyarakat luas.

Mobile Marketing, Local ContentsAugust 25, 2005

Parkir kendaraan di kota besar di Indonesia, terutama Jakarta identik dengan rasa was-was dan biaya mahal. Tak jarang, meskipun sudah membayar mahal, masih saja ada laporan kehilangan. Dari kehilangan yang sepele seperti barang bawaan, kaca spion hingga raibnya mobil yang diparkir. Tentu tak sulit mencari orang yang setuju dengan kondisi tersebut.

Di tengah bayangan asumsi seperti itu dan rumor dinaikkannya biaya parkir, Secure Parking Indonesia mengadakan mobile campaign ‘Parkir Aja Dapat Mobil’. Perusahaan jasa perparkiran yang mempunyai jaringan di Australia, Malaysia, New Zealand, Lebanon dan Saudi Arabia ini sudah berkiprah selama 13 tahun di Indonesia.

‘Parkir Aja Dapat Mobil’ juga dimaksudkan sebagai peringatan 25 tahun keberadaan Secure Parking Networks. Di Indonesia sampai saat ini telah mengelola lebih dari 225 lokasi yang tersebar di seluruh kota-kota besar di Indonesia dengan lebih dari 390.000 marka parkir.

Sayang campaign berhadiah besar ini tidak dimanfaatkan oleh Secure Parking Indonesia untuk lebih memaksimalkan fungsi mobile device. Peningkatan citra perusahaan dengan memberi kesempatan masyarakat untuk mengirimkan keluhan, kritik dan gagasan melalui SMS misalnya tentu menjadi strategi yang menjanjikan daripada hanya sekadar memberikan hadiah. Memang pada buletin internal mereka, ditampilkan hotline SMS untuk hal ini. Namun akan lebih menarik jika sekaligus dimasukkan dalam campaign ini.

Dengan begitu, masyarakat pengguna lahan parkir juga diberi kesempatan untuk mengajukan aspirasi dan hak-nya, bukan hanya dengan sekadar memberi hadiah. Apalagi pengguna lahan parkir musti harus berhitung jika ingin mendapatkan grand prize. Minimal Anda harus mengirimkan 30 SMS senilai Rp 2.000/SMS untuk mendapatkan satu poin undian.

Relakah pulsa senilai Rp 60.000 di handphone Anda beralih ‘parkir’ ke kocek Secure Parking Indonesia?

Online PublishingAugust 22, 2005

Trend kolaborasi antara pribadi dan korporasi dalam satu weblog semakin menemukan bentuknya. HP Asia Pacific tak ketinggalan dalam mengikuti kecenderungan ini. Bersama The National Geographic, HP menugaskan seorang jurnalis tehnologi bernama Ong Boon Kiat untuk melakukan perjalanan sekaligus menulis blog ‘On the Trail of Zheng He’.

Alkisah 600 tahun yang lalu, Laksamana Zheng He dari Dinasti Ming di Cina melakukan ekspedisi kelautan yang heroik. Bersama seorang veteran foto dari National Geographic, Michael Yamashita dan sejumlah kru film dan dokumentasi citra, Ong Boon Kiat melakukan perjalanan napak tilas ini.

HP Asia Pacific nampaknya berniat membidik segmen pengakses internet yang suka akan petualangan, perjalanan, geografi dan fotografi. Segmen tersebut bisa memanfaatkan teknologi content grabbing di weblog ini sehingga akan mendapatkan informasi setiap Ong mem-posting hasil perjalanannya.

Foto-foto yang bisa dijadikan screensaver oleh pengakses adalah daya tarik lain. HP Asia Pacific cukup jeli dengan keputusannya membuat weblog ini, karena citra produk HP sangat relevan dengan isi weblog, yaitu keindahan. Dan keindahan itu didapat dengan menggunakan HP Digital Camera yang dibawa kru ekspedisi ini selama perjalanan.

Online AdvertisingAugust 20, 2005

Apa yang Anda rasakan ketika memergoki seseorang menggores-goreskan koin di mobil Anda yang baru? Apalagi mobil itu adalah Passat, primadona baru dari Volkswagen. Tapi jika Anda belum tahu bagaimana bentuk detail dari mobil yang dikeluarkan dalam 2 model kapasitas mesin, 2.0 dan 3,6 liter ini, Anda harus menggunakan koin. Jangan ragu, ini hanya koin virtual.

Kreatifitas online advertising Passat digoreskan dalam sebuah ads placement di Yahoo! Gores tulisan yang menutupi siluet gambar mobil dengan koin, maka Anda akan menemukan bentuk detail mobil yang di AS dijual mulai $ 22,950 ini.

What's NewAugust 17, 2005

Rupert Murdoch, konglomerat media pemilik News Corporation berhasrat masuk ke kancah bisnis search engine. Murdoch mengakui pihaknya sedang dalam pembicaraan yang serius mengenai pembelian sebuah search engine dengan menyiapkan dana khusus untuk misi akuisisi ini.

Murdoch ingin membeli Yahoo!? Nampaknya tidak. Google? Tidak juga. Mata Murdoch lebih suka berkedip kepada Blinkx, debutan baru di industri mesin pencari.

Dinahkodai oleh Suranga Chandratillake dan Mark Opzoomer, Blinkx menciptakan diferensiasi dari search engine sebelumnya. Salah satu fitur yang bisa jadi membuat Murdoch tertarik adalah kemampuannya dalam melakukan pencarian program video dan televisi. Fitur semacam itu sangat ditunggu-tunggu oleh pengguna broadband Internet yang semakin berkembang saat ini. Fitur lain adalah pencarian pada desktop, email, podcast, isi pada file berformat pdf dan tentu saja pencarian di WWW.

Bulan lalu, jaringan bisnis Murdoch telah meluncurkan divisi Internet baru bernama Fox Interactive Media yang mewadahi semua aktifitas Internet dan website jaringan News Corp., termasuk portal berita The Sun dan The Times yang berbasis di Inggris.

Akankah kedipan Murdoch kali ini mampu menggoyangkan Yahoo! dan Google?

Online AdvertisingAugust 16, 2005

Apa yang mendorong anda untuk melakukan olah raga lari? Timbunan lemak di pinggang, pemandangan sejuk pagi hari atau karena sepatu olah raga Anda baru? Apapun alasannya, kegiatan berlari sebagai olah raga yang murah namun efektif sering masih sebatas angan untuk dilakukan. Kadang merasa tidak sempat, kadang merasa malas.

Nike, brand terkemuka di bisnis sportswear, meluncurkan Run London yang akan memotivasi dan mengingatkan janji Anda untuk giat berlari. Online advertising ini juga dimaksudkan untuk menyambut lomba lari 10 kilometer yang secara rutin dilaksanakan di London. Tahun ini event tersebut akan berlangsung 16 Oktober. Runlondon.com yang merupakan kreasi digital agency terkemuka AKQA, juga akan mensponsori lomba lari lain yang diselenggarakan di London, bahkan untuk event lomba lari 10 kilometer di 2006 mendatang.

Sejak diluncurkan, Runlondon.com yang juga menyertakan program viral marketing di dalamnya, telah dikunjungi 3.000 lebih pengakses yang menyatakan berpartisipasi untuk event 10 kilometer tahun ini. Dengan dukungan iklan luar ruang karya biro iklan Wieden + Kennedy untuk mengarahkan masyarakat London mengunjungi situs ini, target yang dicanangkan adalah melibatkan sekitar 45.000 pengakses. Sedangkan media planing dan buying dipegang oleh Mindshare.

Integrasi antara kegiatan offline dan online yang didukung beberapa pihak yang sangat berkompeten di bidangnya ini, sudah memperlihatkan tanda-tanda kesuksesan sejak situs ini diluncurkan.

Online PublishingAugust 15, 2005

Milyuner menulis blog? Kurang kerjaankah dia?

Weblog dan aktifitas blogging semakin jelas eksistensinya. Setelah beberapa raksasa Internet masuk ke dunia blog, kini beberapa tokoh bisnis terlibat juga. Bahkan secara langsung dan aktif di dalamnya.

Sukses merambah media televisi dengan reality show populer The Apprentice, lalu memasuki media online dengan Trump University yang dia jadikan sebagai business learning center, kali ini Trump menjadikan blog sebagai gudang gagasan yang dia sebut ‘ideas and opinions from Donald Trump and his circle of experts’.

Seperti halnya dia menjalankan media-media sebelumnya, weblog Trump bukanlah blog yang sekadar mengikuti trend, apalagi main-main. Trump sangat serius menggarap blog ini. Posting yang konsisten, kontinyu dan isi yang berkualitas menunjukkan reputasi Trump. Banyak pemikiran-pemikiran yang dia sampaikan di weblog ini. Dari gagasan mengenai sukses dan pengembangan diri hingga isu-isu korporasi yang sedang mengemuka.

Kemajuan teknologi, terutama konvergensi media, patut kita syukuri karena memungkinkan kita dekat dengan tokoh-tokoh sukses yang tidak pelit membagi pengalamannya seperti Trump. Melihat keseriusan Trump, tidak menutup kemungkinan kelak dia akan hadir di media lain, podcast misalnya. Setelah tulisannya, kita mungkin akan bisa mendengarkan wejangan kisah sukses dia melalui suaranya di iPod kita. Asal saja dia tidak tiba-tiba berteriak: You’re Fired!!!

Online AdvertisingAugust 14, 2005

MSN.com, portal milik Microsoft, kembali menganugerahkan iklan-iklan terbaik dalam MSN Creative Awards. Ajang penghargaan di tahun ketiga ini memilih kurang lebih 300 peserta dari 130 merek ternama yang selama setahun ini –tentu saja– memasang iklan di MSN.

MSN Creative Awards menyediakan hadiah total sebesar $ 50.000. Diikuti oleh kurang lebih 300 peserta dari 130 merek terkemuka. Kompetisi ini dibagi menjadi 4 kategori, yaitu: Rich Media, Branding, Direct Response dan Video.

Adidas, yang sedang gencar meluncurkan product brand baru ‘a3 Megaride’, berhasil menyita perhatian juri dan mendapatkan Silver untuk kategori Branding.

Pada kategori Direct Response, kreativitas Subway yang unik menempatkan campaign ‘Eat Fresh’ sebagai pemenang Silver. Iklan ini menyajikan toasted yang hangat mengepul, dan Anda diharapkan meresponnya dengan meniup melalui microphone komputer Anda. Sebuah eksekusi yang unik.

Visualisasi yang filmis, memantapkan juri memberikan Gold kepada iklan The American Red Cross pada kategori Video. Iklan ini sekaligus satu-satunya yang berhasil mendapatkan Gold dari semua kategori yang ada.

Hill Holiday, agensi komunikasi terkemuka melakukan eksekusi iklan ini dengan cara menarik, yaitu ‘menyobek’ halaman MSN.com. Iklan-iklan lain yang juga mendapatkan penghargaan adalah: United Airlines, Citibank dan Tinta HP Vivera.

Mobile MarketingAugust 12, 2005

Kinetoskop. Sinematograf. Thomas Alva Edison. Auguste dan Louis Lumtere. Baiklah, kita tidak sedang mengikuti kuliah sejarah perfilman. Tapi bolehlah sejenak mengenang jasa Thomas Alva Edison yang pertama kali menciptakan alat untuk merekam dan memproduksi gambar: kinetoskop, sebuah kotak berlubang untuk mengintip pertunjukan film.

Lalu, di ruang bawah tanah sebuah kafe di Paris 28 Desember 1595, Auguste & Louis Lumtere menyempurnakan alat tersebut dengan memproyeksikan hasil karya mereka di depan publik. Itulah sinematograf, dan bioskop pertama di dunia pun telah lahir.

Kini, digitalisasi film makin canggih. Mampu menciptakan imajinasi yang hampir tanpa batas. Maka, visualisasi maya dalam film-film tampak sangat realis sehingga membekas di benak penontonnya. Ketika ada seorang lelaki memeluk kekasihnya dari belakang dan mengalun lagu ‘Unchained Melody’, Anda segera teringat ‘Ghost’, bukan?

Kenangan semacam itu yang mengilhami Sony Ericsson yang bekerja sama dengan mobile blogging populer moblog meluncurkan mobile campaign untuk peluncuran model terbaru Sony Ericsson K750i. Program ini diberi titel Memorable Movie Moments.


Ingatkah Anda, adegan film apa gambar di atas?
Ya: Home Alone, Charlie’s Angels dan… Basic Instinct!

Sampai tengah malam tanggal 10 September mendatang, para moblogger diberi kesempatan untuk berimajinasi dan mengabadikan adegan-adegan film yang mereka kenang. Hasilnya bisa langsung di-posting di situs mobile blog tersebut. Idenya memang cukup unik, namun masih harus diuji apakah campaign semacam ini akan mendatangkan banyak peserta. Maklum, peserta harus kreatif dan beride cemerlang.

Setidaknya Memorable Movie Moments mampu menciptakan diferensiasi, sehingga mampu menyedot atensi.

Online AdvertisingAugust 9, 2005

Anda menderita phobia akan sesuatu? Kenalkah Anda pada istilah ini: Strandophobia, Blankophobia, Sansbarophobia, Rigamortaphobia atau Inclinaphobia? Jangan berkerut dahi dan takut melanjutkan membaca posting ini, Anda tidak benar-benar sedang memasuki wilayah yang serius dan menakutkan.

Adalah Overcoming Business Class Phobia, program yang diterbangkan di jaringan maya oleh airlines Virgin Atlantic . Mengulas mengenai manfaat business class mereka, kreasi yang dikerjakan bersama biro iklan dari Australia, NetX ini berselera humor tinggi dan ‘nakal’, meski topik yang dikemukakan cukup serius.

Apapun masalah Anda selama dalam penerbangan, solusi yang disampaikan Virgin dalam campaign ini sangat menarik, seakan mewakili keramahan sekaligus keseriusan mereka dalam melayani penumpangnya.

Mobile Marketing, Local ContentsAugust 8, 2005

Mungkin bisa lebih dari seribu SMS yang didapat dari program ini. Tapi kata ‘manhattan’ di Indonesia memang populer karena cerpen Umar Kayam, ‘Seribu Kunang-Kunang di Manhattan’ (salam hormat untuk beliau). Karya legendaris yang dijadikan nama yayasan serta sudah diterjemahkan ke dalam 13 bahasa daerah ini memang tidak ada hubungannya dengan promosi kartu kredit Manhattan ini.

Namun, setidaknya keduanya sama-sama mencuri perhatian. Problem psiko-sosiologis dalam cerpen Umar Kayam dengan setting kehidupan Amerika, identik dengan pesan yang ditampilkan dalam promo ini: Manhattan adalah modernitas nyata sekaligus misteri.

Maka dalam campaign-nya, Manhattan mencoba mencuri perhatian audiens dengan bermisteri. Sebelum peluncuran produk, content promosinya adalah mengajak audiens untuk mengirimkan nama melalui SMS. Kemudian pihak Manhattan akan menghubungi kembali.

Kata’manhattan’ jika dihubungkan dengan dunia perbankan, mengingatkan kita pada Chase Manhattan Bank. Kartu kredit ini memang ada hubungannya dengan bank tersebut, namun untuk wilayah Indonesia diterbitkan oleh Bank Permata.

Ketika saya mencoba mengirim SMS, sampai beberapa hari kemudian tidak ada yang menghubungi. Namun setidaknya nomor handphone saya sudah ada di database Manhattan, sehingga tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti saya akan mendapat kiriman informasi tentang kartu kredit ini.

Sebuah strategi untuk mendapatkan data?

Online AdvertisingAugust 6, 2005

Pernah kesal akan sesuatu, lalu menumpahkannya pada selembar kertas melalui coretan? Atau ingin melakukan pengakuan dosa tanpa ada orang tahu? Cobalah dengan cara baru ini: menuliskannya di telapak tangan lalu mencucinya dengan bersih…

Anda tidak harus melakukan itu di dunia nyata. Selain praktis, online campaign dari Method, produk pembersih ini bisa Anda gunakan berkali-kali. Tanpa takut basah atau kurang yakin bisa hilang tuntas di telapak tangan Anda.

Come Clean, memunculkan ide yang cukup unik dan brilian. Eksekusinya sangat sederhana namun original. Dan, tentu tak mudah terhapus bersih begitu saja dari benak audiens yang telah mencoba campaign ini.

Categories: