Online PublishingAugust 4, 2005

“Lebih Baik Naik Vespa”, slogan yang sangat terkenal di tahun 70-an ini mengingatkan kembali para pemakai Vespa akan romantisme masa lalu. Vespa di abad digital saat ini pun tak kehilangan pesonanya. Berbagai model produk, dari klasik hingga hightech stylish, gencar diproduksi oleh Piaggio.

Perusahaan yang didirikan oleh Rinaldo Piaggio di Genoa, Italy pada 1884 ini memanfaatkan weblog sebagai sarana menghimpun komunitas pemakai Vespa yang tersebar di mancanegara.

Vespaway, nama weblog itu dikelola oleh 2 orang pemakai Vespa sejati, Jonathan Ogilvy dan Neil Barton. Piaggio dalam hal ini Vespa USA, menggandeng konsultan public relation CooperKatz dalam mengelola Vespaway. Para konsumen Vespa diberi kesempatan untuk berpartisipasi aktif didalamnya. Sebuah panduan mereka keluarkan untuk para blogger penggemar Vespa ini, sehingga diharapkan menjelajah weblog ini senikmat mengendarai Vespa.

Online Advertising

Apa yang terbayang di benak Anda tentang sosok seorang jurnalis foto kelas dunia? Bisa jadi yang mendominasi adalah sosok dengan perlengkapan fotografi yang ‘menyeramkan’, kamera dan lensa tele yang bergelantungan di pundak dan sejumlah perangkat canggih lain. Lalu, bagaimana jika fotografer tersebut dibekali hanya sebuah handphone berkamera?

Martin Parr menjawab tantangan Sony Ericsson. Berbekal produksi terbaru Sony Ericsson K750, Parr berkeliling ke berbagai tempat, mengabadikan beragam momen, memberi ulasan tentang karyanya dan berbagai tips dengan pengakses web yang berisi tentang handphone dengan kamera ber-resolusi 2 megapixels dan 4X zoom digital ini.

Sebagai fotografer yang karyanya dimuat di gallery dan musem ternama seperti MoMA (Museum of Modern Arts) New york, Tate di London, Tokyo Museum of Modern Arts, karya-karya Parr dalam situs ini tak kalah berkelas. Parr juga mengajarkan kepada kita bahwa berusaha dekat dengan obyek dan memahaminya adalah salah satu elemen penting dalam proses memotret. Parr seakan-akan kembali menyadarkan bahwa man behind the camera bisa lebih banyak berbicara daripada sekadar mengandalkan kecanggihan perangkat..

Sony Ericsson cukup jeli dalam upaya ‘mengangkat derajat’ cameraphone ini. Dalam program online advertising ini, publik juga diajak untuk berlaku seperti Parr: mengamati dan menikmati kehidupan sehari-hari, lalu mengabadikannya dan memamerkan di situs ini.

Categories: