Parkir: Pilih Aman atau Hadiah?
Parkir kendaraan di kota besar di Indonesia, terutama Jakarta identik dengan rasa was-was dan biaya mahal. Tak jarang, meskipun sudah membayar mahal, masih saja ada laporan kehilangan. Dari kehilangan yang sepele seperti barang bawaan, kaca spion hingga raibnya mobil yang diparkir. Tentu tak sulit mencari orang yang setuju dengan kondisi tersebut.
Di tengah bayangan asumsi seperti itu dan rumor dinaikkannya biaya parkir, Secure Parking Indonesia mengadakan mobile campaign ‘Parkir Aja Dapat Mobil’. Perusahaan jasa perparkiran yang mempunyai jaringan di Australia, Malaysia, New Zealand, Lebanon dan Saudi Arabia ini sudah berkiprah selama 13 tahun di Indonesia.
‘Parkir Aja Dapat Mobil’ juga dimaksudkan sebagai peringatan 25 tahun keberadaan Secure Parking Networks. Di Indonesia sampai saat ini telah mengelola lebih dari 225 lokasi yang tersebar di seluruh kota-kota besar di Indonesia dengan lebih dari 390.000 marka parkir.
Sayang campaign berhadiah besar ini tidak dimanfaatkan oleh Secure Parking Indonesia untuk lebih memaksimalkan fungsi mobile device. Peningkatan citra perusahaan dengan memberi kesempatan masyarakat untuk mengirimkan keluhan, kritik dan gagasan melalui SMS misalnya tentu menjadi strategi yang menjanjikan daripada hanya sekadar memberikan hadiah. Memang pada buletin internal mereka, ditampilkan hotline SMS untuk hal ini. Namun akan lebih menarik jika sekaligus dimasukkan dalam campaign ini.
Dengan begitu, masyarakat pengguna lahan parkir juga diberi kesempatan untuk mengajukan aspirasi dan hak-nya, bukan hanya dengan sekadar memberi hadiah. Apalagi pengguna lahan parkir musti harus berhitung jika ingin mendapatkan grand prize. Minimal Anda harus mengirimkan 30 SMS senilai Rp 2.000/SMS untuk mendapatkan satu poin undian.
Relakah pulsa senilai Rp 60.000 di handphone Anda beralih ‘parkir’ ke kocek Secure Parking Indonesia?



