Online AdvertisingNovember 26, 2005

Ketika pertama kali kamera diperkenalkan kepada publik pada tahun 1800-an, dibutuhkan waktu dan pemrosesan yang sangat lama. Obyek foto tidak boleh banyak bergerak dan harus pada posisi diam selama beberapa menit. Setelah itu baru melalui proses “penampakan” gambar yang juga membutuhkan waktu lama.

Kini digitalisasi kamera sudah mengubah segalanya. Variasi produk dan kandungan teknologi yang dihasilkan produsen kamera semakin bervariasi. Maka “kegiatan membekukan peristiwa” ini sekarang mengalami redefinisi hampir menyeluruh. Mengubah berbagai pengenalan, pengalaman, dan pemahaman kita tentang dunia fotografi.

Info Trends Research Group memaparkan tahun depan persentasi penjualan kamera digital diperkirakan akan menyentuh angka 63 dari total penjualan kamera, meskipun industri ini juga mendapatkan tekanan yang cukup keras dari penjualan telepon-selular-berkamera.

Panasonic, salah satu pemain di industri ini meluncurkan online campaign menarik, Gyro Runner untuk memasyarakatkan teknologi Lumix yang diusung di setiap produk kamera digital Panasonic.

Advergaming [ see define ] ini sangat sederhana, loading-nya cepat dan menyenangkan dimainkan. Latar belakang permainan berupa profil kamera adalah strategi Panasonic untuk semakin menancapkan brand Panasonic di benak konsumen.

Biro iklan interaktif Inbox Digital mengembangkan campaign yang berhadiah voucher diskon pembelian dan hadiah utama berupa kamera digital. Besarnya hadiah diskon didapat dari nilai game yang dimainkan. Campaign ini berbasis di Inggris.

Online AdvertisingNovember 25, 2005

Seusai menyantap pancakes pada suatu sarapan pagi di tahun 2004, dua sobat Kyle Mashima dan Prescott Lee membangun FilmLoop, Inc. Baru-baru ini FilmLoop bersepakat dengan beberapa brand terkemuka seperti HP, Purina dan TBS untuk memasang iklan di aplikasi image viewer yang berjalan di deskstop ini.

FilmLoop bukan sekadar image viewer, namun lebih tepat disebut desktop photo broadcasting tool. Kita bisa membuat semacam loops —selarik gambar-gambar dinamis yang berjalan di komputer. Foto dan gambar tersebut bisa kita share kepada pemakai lain, keluarga atau kerabat kita, dengan kemampuan updating yang simultan. Sebaliknya, kita juga bisa meminta kepada pengguna lain untuk mendapatkan akses viewer dari album mereka.

Pengiklan bisa membeli space di sela-sela foto atau gambar yang sedang “berjalan”. Itulah yang dilakukan HP, Purina dan TBS tadi. Iklan-iklan yang terselip tersebut bisa membesar, ter-link ke suara, video atau website pengiklan.

Salah satu kelebihan memasang iklan di FilmLoop adalah bisa memastikan target audiens-nya berdasarkan usia, jender, lokasi atau data-data lain yang diperoleh ketika pengguna mengunduh aplikasi ini.

Kabarnya, jaringan TBS akan melakukan promosi serial “Sex and the City” ke dalam FilmLoop. Anda tertarik? Ambil saja di sini.

Online AdvertisingNovember 22, 2005

Starbucks memang bukan hanya sekadar soal secangkir kopi, namun adalah juga sebuah entitas gaya hidup. Apa yang disajikan Starbucks pada setiap gerainya bukan hanya variasi rasa dan cara menikmati kopi. Lebih dari itu.

Di musim liburan kali ini, Starbucks mengajak bertamasya bersama Si Cangkir Merah. The Red Cup, begitu online campaign Starbucks kali ini disebut.

Content dan navigasi website ini sangat simple, namun usable. Advergaming-nya ringan dijalankan dan mampu membangkitkan nostalgia kita akan permainan “jadul” seperti PacMan, Puzzle. Kesemuanya adalah game ringan yang tentu masih memungkinkan kita memainkannya sambil menyeruput secangkir kopi.

Sajian di halaman pertama selalu berubah setiap hari. Suatu ketika berisi tentang tips berlibur, ketika yang lain mengenai game.

Fitur lain dari campaign yang didukung dengan promosi melalui media luar ruang ini adalah….. Ah, lebih baik jelajahi segera website ini. Lebih menarik dari yang sekadar bisa disampaikan di sini. Percayalah!

Online AdvertisingNovember 20, 2005

Sering merasa boring ketika mengisi online-form? Atau mencari inspirasi untuk pembuatan form isian yang menarik di website? Tengok apa yang dilakukan Ricola dalam campaign yang mereka lakukan ini.

Produk permen herbal ini dalam online contest yang didukung oleh Bos Advertising menyediakan hadiah yang sangat menarik, senilai US$ 10.000. Hadiah sebanyak itu adalah untuk menikmati kelegaan dan segarnya layanan sebuah spa di Jenewa, Swiss.

Kembali ke masalah online-form. Apa yang dilakukan Ricola ketika meminta data dari pengakses yang akan mengikuti kontes ini sangat menarik. Selama mengisi form —dengan tampilan aplikasi Flash— informasi mengenai produk disampaikan dengan simultan, sehingga brand dan product knowledge bisa sampai ke benak pengakses. Sebuah upaya yang relevan dan efektif. Mengisi form pun menjadi pengalaman yang berkesan.

Tentang Ricola, Anda bisa menyimak lebih lanjut di sini dan di sini.

Online Publishing, Local ContentsNovember 18, 2005

Sebuah film tentang anak muda di era information age. Dikomunikasikan melalui media yang menjadi primadona di era itu: internet. Kru film Garasi melakukan hal tepat itu dengan online publishing yang digarap cukup impresif. Setidaknya roh film sudah membayang melalui site ini.

Produksi Miles Films yang diklaim menghabiskan dana Rp 5 milliar ini banyak mengambil lokasi di Bandung. Rencana edar di awal 2006, karenanya banyak informasi di website Garasi yang masih dikunci: akan dibuka pada saat-saat tertentu. Sehingga pengakses diharapkan akan selalu kembali berkunjung. Semoga ini adalah benar-benar sebuah strategi, bukan sekadar pekerjaan site yang belum selesai dan sebagai kamuflase dari “penyakit under-construction“.

Hal menggembirakan dari publishing Garasi adalah kelengkapan fiturnya. Dari yang standar seperti, sinopsis, galeri foto, di balik pembuatan, download wallpaper hingga mengenai podcasting [ see define ] —meskipun pada saat tulisan ini dibuat, “garasi” halaman ini masih terkunci (will be unlocked on December 1, 2005).

Jika ada yang masih kurang, website ini sepi dari sound. Bukankah ini site film tentang musik yang berkoar: “Will rock the cinema“?

Online Publishing, Local ContentsNovember 16, 2005

Layanan mencetak foto online. Apa yang terpikir di benak Anda tentang hal itu? Kemudahan? Praktis? Atau justru ribet? Keduanya bisa jadi benar. Satu sisi, Anda akan bisa mencetak foto dengan harga cetak standar ditambah ongkos kirim tanpa harus beranjak dari tempat duduk Anda. Sisi lain, bukankah sekarang ini gerai cetak foto digital sudah merambah di mana-mana?

Terlepas dari itu, upaya situs penyedia album dan cetak foto online ini patut disambut baik kehadiarannya.

Anda bisa mamanfaatkan jasa fotoku.com, misalnya untuk memberikan kejutan pada orang terdekat Anda. Cetak dan kirimkan foto Anda ke alamat yang tertuju. Dengan metode pembayaran melalui transfer Bank Central Asia dan Bank Mandiri, situs ini didukung nama sohor di dunia fotografi, Fuji Film.

Kita tunggu perkembangan fotoku.com dengan harapan akan semakin variatif fitur dan layanannya dengan memaksimalkan aspek digitalisasi dari media yang digunakan. Pengembangan fitur “frame” atau “theme” misalnya, bisa ditambahkan. Sehingga peminat bisa bermain-main dengan foto yang ingin dicetak dengan manambah frame, memasukkan atau menggabungkan foto dalam theme tertentu, dan fitur lain yang intinya satu: membuat orang ketagihan datang ke website ini untuk kemudian mencetak foto.

Online PublishingNovember 14, 2005

Gwyneth Paltrow, Angelina Jolie, Leonardo DiCaprio, Donna Karan, Richard Gere, Uma Thurman…. Siapakah mereka? Anda mengenal mereka sebagai para pesohor, selebritis yang selalu menjadi pembicaraan dan pemberitaan media. Namun, ada benang merah lain yang menghubungkan mereka akhir-akhir ini: aktifitas spiritual.

Maka, jika Anda penggemar aromaterapi, penggiat yoga, pengguna bahan makanan non-pestisida, berkunjung ke tempat-tempat tetirah yang sepi, mengidamkan mobil hibrida, mengkoleksi benda-benda yang bisa memberikan sugesti ketentraman dan melakukan aktifitas yang berorientasi pada spiritualitas lain, Anda bisa meminta advis mereka.

Metrospiritual, begitulah sebutan kaum ini. Tentu para pesohor tersebut hanyalah sebagian kecil dari kaum yang semakin lama semakin terasa gelombang eksistensinya, seperti yang disajikan oleh publikasi online tentang spiritualitas, Beliefnet ini. Meskipun gelombang eksistensinya halus tidak seheboh seperti “kaum” lain semisal metroseksual atau jetrosexual, namun pangsa pasar komersial sektor ini semakin menggiurkan. Mereka adalah kaum yang tak segan-segan membelanjakan uangnya demi mencapai tingkat spiritualitas yang diinginkan —sesuatu yang hampir tak berwatas.

Jangan-jangan, secara tidak sadar Anda sudah termasuk juga ke dalam kaum ini. Ingin membuktikan? Tes saja di sini.

What's NewNovember 11, 2005

Menjelang penutupan tahun 2005, Advertising Age, media terkemuka mengenai periklanan menganugerahkan penghargaan terhadap karya dan pihak yang berprestasi di bidang media dan pemasaran interaktif. Apresiasi tersebut dirangkum dalam AdAge 2005 Interactive Media & Marketing Awards.

Mereka yang terpilih adalah untuk kategori:

Interactive Marketer of The Year
Chrysler Group, produsen mobil Dodge, Jeep dan Chrysler menempati kehormatan dalam kategori ini berkat inovasi, konsistensi dan komitmen mereka terhadap penggunaan media online. Capaian tersebut tidak hanya menghasilkan tampilan website yang informatif, advergaming yang menarik namun juga secara nyata berdampak pada penjualan mobil-mobil Chrysler.

Jeff Bell, Brands Manager untuk Jeep dan Chrysler mengungkapkan dalam sebulan mencatat sebanyak 40.000 permintaan melalui website resmi Chrysler maupun web pihak ketiga yang memuat informasi produk-produk Chrysler. Permintaan tersebut lalu disebarkan ke dealer-dealer Chysler sesuai daerah dimana pengakses berada. Bell lebih jauh memaparkan data yang cukup menarik: 1.000 orang yang memainkan game 4X4 Evo2 Wrangler Rubicon, akhirnya melakukan pembelian terhadap mobil-mobil SUV Chrysler.

Alasan lain AdAge memberikan penobatan ini adalah dijadikannya Internet sebagai medium utama oleh Chrysler dalam meluncurkan salah satu produknya, Dodge Charger. Dan sekali lagi, berdampak positif tidak hanya bagi kesuksesan peluncuran, tapi juga dalam hal mendongkrak penjualan.

Interactive Agency of The Year
AdAge memberikan analogi yang menarik mengenai agency yang satu ini: Jika Anda ingin mengetahui tentang apa yang terjadi terhadap tehnologi masa depan, kunjungilah Jepang. Namun jika Anda ingin mengetahui masa depan periklanan interaktif, kunjungi R/GA.

Analogi yang tidak berlebihan mengingat konsistensi agency ini terhadap kepentingan konsumen/pengakses dan kecermatan dalam penggunaan teknologi untuk memproduksi iklan interaktif.

Memaksimalkan interaktivitas dan selalu berorientasi kepada audiens memang menjadi inti dari strategi R/GA, agency yang dikomandani oleh Robert Greenberg yang sudah malang-melintang dalam produksi film iklan selama 30 tahun, sebelum akhirnya masuk ke dunia periklanan interaktif ini. AdAge meyakini apa yang dilakukan Greenberg beserta R/GA ini akan menjadi role periklanan interaktif di beberapa masa yang akan datang.

Best Interactive Media Agency
Inovasi yang dilakukan terus-menerus oleh Avenue A/Razorfish dalam pembuatan aplikasi dan pengembangan teknologi media interaktif, menjadikan AdAge megganjar predikat ini.

Meskipun dalam suasana kondisi pasar yang turun akibat kemelut dotcom pada 2001-2002 lalu pun, media agency ini tetap konsisten mengembangkan kompetensinya. Avenue A/Razorfish saat ini dimotori oleh Clark Kokich sebagai president dan Jeff Lanctot sebagai vice-president for media and clients services.

Best Online Media Seller of The Year
Ya, Yahoo! terpilih untuk kategori ini. Alasan AdAge menobatkan Yahoo! adalah kemampuan perusahaan media ini melampaui perkiraan para pengamat dalam hal kontribusi terhadap belanja iklan media online di Amerika Serikat pada 2005 ini. Pendapatan Yahoo! tumbuh 42% hingga kwartal ketiga tahun ini. Nilai dari pertumbuhan itu mencapai sekitar US$ 932 juta.

Sebagian pendapatan tersebut dihasilkan dari mesin pencari dan beberapa iklan display (banner ads) di halaman-halaman Yahoo!. Kedigdayaan pendapatan tersebut adalah buah dari upaya Yahoo! menyajikan content dan layanan yang semakin bervariasi. Karenanya pertumbuhan unique users [ see define ] Yahoo! terus meningkat. Efeknya, sebagian besar kapling iklan di Yahoo! sudah laku terjual dalam kurun waktu setahun ke depan.

Best Marketing Web Site of The Year
PepsiCo adalah salah satu contoh perusahaan yang menurut AdAge mampu memahami bawah website bisa berperan lebih optimal daripada tenaga pemasaran. Hal itu ditunjukkan melalui karya perusahaan ini: Pepsi World dan Mountain Dew.

Kedua website tersebut “sangat menjual” karena relevan terhadap produk dan langsung bersinggungan dengan karakter target audiens yang selalu haus akan informasi mengenai olah raga, musik, video game, modifikasi mobil dan informasi gaya hidup lainnya.

Online PublishingNovember 9, 2005

Samsung menyerbu New York City selama November ini. Tentu bukan dengan serangkaian aksi serangan teroris. Kalaupun ada yang merasa terteror, “teror” sajian Samsung sungguh sangat memanjakan selera kreatif dan imaji kita.

The Samsung Experince adalah digital multimedia events yang diselenggarakan Samsung di Time Warner Center, The Shops at Columbus Circle, New York. Berbagai acara digelar, yang kesemuanya merupakan pentas atraksi audio-visual dari Samsung.

Campaign tersebut didukung oleh online publishing yang tak kalah kreatif dan imajinatif. Navigasi yang efektif, tampilan ringan yang komunikatif, audio yang impresif dan visual yang kaya makna, menjadikan menjelajahi website ini bagaikan sedang bertamasya ke dunia imaji audio-visual.

Simak misalnya pada menu “Kaleidozone”, siluet produk-produk Samsung bisa kita kreasikan sedemikian rupa menjadi pattern atau motif tertentu.

Interaktivitas yang bagus juga bisa ditemui ketika kita diajak mengenal satu persatu jenis produk Samsung (klik pada menu “Exchanges”). Informatif dengan navigasi yang sangat efisien namun tidak meninggalkan unsur fun.

Kreasi lain di luar website itu adalah undian berhadiah 40 inch LCD TV bekerjasama dengan situs Software {Art} Space. Lagi-lagi kita bisa bertamasya menikmati keindahan digital visual di situs ini.

What's NewNovember 8, 2005

Mesin pintar yang bisa menjual software, e-books, games dan digital content lainnya secara swalayan?

Kita memang mengenal mesin-mesin seperti itu. Hanya saja yang kita kenal kebanyakan adalah mesin swalayan untuk membeli minuman, makanan kecil, majalah atau photo booths. Itupun di Indonesia tidak bisa sepenuhnya di-implementasi-kan di sembarang tempat. Maklum rasa kepemilikan dan tanggungjawab masyarakat Indonesia terhadap fasilitas publik semacam itu sangat rendah.

Maka, mesin penjual digital content ini memang ngga tahu kapan akan ada di Indonesia. Jepang sudah menggelar gerai-gerai yang mereka sebut multi-format content vending machines ini. Disebut begitu karena mesin ini mampu ‘menelan’ berbagai format storage device dan card seperti compact flash, SD card, memory stick. Content yang dijual pun dari berbagai format file, dari teks, gambar, musik hingga software.

Saat ini content yang banyak dibeli adalah novel bergambar, games, musik. Games yang paling laris adalah nama-nama besar di dunia Manga [ see define ] seperti Lupin, Appleseed, dan Dominion.

What's NewNovember 7, 2005

Inovasi pemanfaatan information kiosk sebagai bagian dari point of sales [ see define ] kembali muncul berkat upaya optimalisasi teknologi digital. Kali ini lahir dari Spanyol. Sebuah perusahaan kreatif yang bergerak di bidang teknologi kertas dan inovasi perangkat komunikasi, The Special Things menciptakan kios yang memungkinkan munculnya gambar 3 dimensi di udara.

ImagePro 3D, begitu produk ini disebut, mampu menghasilkan imaji visual produk yang “mengambang di udara”. Tersedia 6 model kios, yang terdiri dari sistem optik dan software yang telah diprogram sesuai keperluan. Namun tidak dijelaskan secara detail bagaimana cara kerja teknologi produk ini dan dalam kondisi seperti apa bisa maksimal ditampilkan.

Mobile MarketingNovember 6, 2005

Belum sampai sebulan diluncurkan, sejak iPod mengeluarkan varian barunya, sambutan pengiklan sudah datang bertubi-tubi menjajaki media baru ini.

Burger King merealisasikannya dengan cara yang kreatif. Bekerjasama dengan penyedia broadband-video-internet Heavy.com, Burger King menyajikan video-video yang “nakal”, lucu dan unik. Bahkan salah satu video menggambarkan seseorang yang memakai topeng Burger King lalu mengunjungi drive-through-nya McDonald’s dan memesan Burger King!

Topeng Burger King memang menjadi tema campaign yang digagas oleh biro iklan Crispin Porter + Bogusky dari Miami. Burger King membagikan sekitar 25 topeng Burger King kepada kontributor video (konsumen Burger King) untuk membuat video-video unik dan dapat dinikmati di Heavy.com.

Akankah langkah Burger King ini menjadi awal dari booming iPod selanjutnya? Eksistensi iPod sebagai multimedia storage and player memang sudah terbukti, namun sebagai media periklanan nampaknya masih perlu waktu.

Online AdvertisingNovember 5, 2005

Era baru teknologi mobile telah hadir dan segera memasyarakat, 3rd Generation Mobile Technology atau 3G, begitu sering disebut. Tehnologi ini memungkinkan berlangsungnya pertukaran data dalam jumlah besar secara mulus. Maka bisa dibayangkan apa yang mampu dilakukan dengan telepon selular kita: menyaksikan full-video, bertatap muka dengan lawan bicara, melakukan pembelian online, akses data internet dan tentu keriuhan pesan-pesan iklan interaktif….

Motorola, sebagai penyedia handphone berteknologi 3G menggandeng Ogilvy-Interactive yang bermarkas di Paris untuk mengembangkan online advertising dengan tema 3G is HERE.

Campaign ini mempertaruhkan reputasi Ogilvy-Interactive dalam strategi dan kreasi. Hasilnya memang tidak mengecewakan. Informasi yang disampaikan tidak melulu mengenai product knowledge dari handphone-handphone Motorola yang sudah 3G ready, namun juga pengetahuan dan penjelesan yang jernih tentang apa itu teknologi 3G.

Dengan fasilitas dan desain yang menarik, pengakses digiring untuk mengenal teknologi 3G dan berjumpa dengan elemen-elemen yang mungkin terjadi dengan adanya 3G. Juga disediakan kompetisi menarik Motorola HERE! berhadiah produk 3G Motorola, sedangkan pemilih/voter dari kompetisi ini akan mendapatkan Motorola Bluetooth headset.

Big idea dari campaign ini adalah keikutsertaan para pengakses untuk menuangkan idenya yang sejalan dengan tema HERE tersebut. User/pengakses dilibatkan aktif dengan aktifitas bernuansa pengenalan akan penggunaan teknologi 3G. Sehingga jika kelak sudah menggunakan 3G, tentu diharapkan brand Motorola-lah yang tertanam di benak pengakses.

Online Publishing, Local ContentsNovember 4, 2005

Bagaimana ya, strategi komunikasi untuk hal-hal yang sensitif dan spesifik? Terutama untuk target audiens seperti masyarakat Indonesia yang masih tabu pada satu sisi namun sangat permisif di sisi lain? Tidak mudah memang. Dan Bayer Health Care sepertinya terjebak dalam situasi seperti itu ketika meluncurkan apa yang mereka sebut Api Cinta.

Dalam publikasi online ini, Bayer ingin menginformasilkan obat untuk (utamanya) disfungsi ereksi. Tidak mudah memang melakukan itu, namun juga tidak mungkin untuk bertindak lebih cerdas tanpa terkesan tabu, apalagi norak.

Bayer dalam publikasi ini menampilkan Advice Column (yang isinya hanya form untuk dikirim ke dr. Naek L. Tobing, tanpa ada kesempatan pengakses untuk mengetahui problem-problem lain yang sudah pernah ditanyakan), Articles (yang isinya hanya gambar sepasang “bule” berciuman, tanpa ada artikel sama sekali), Relationship Tips (yang terdapat tulisan “10 Cara Paling Top untuk Pulih dari Putus Cinta” —adakah hubungan antara putus cinta dengan masalah seks?), Sex Tips (yang diambil dari sumber lain dan bukan dari pakar kesehatan/seksualitas dari Bayer), Forum (lagi-lagi hanya berisi form!).

Isi lain dari website yang didukung dengan publikasi di media online dan media cetak ini adalah mengenai Competition (maksudnya sih kompetisi pasangan paling romantis, tapi ilustrasinya adalah pasangan berpelukan, jadi kesannya “making love” competition) dan Amazing Sex Facts (no comment!).

Masih dalam website ini, ditampilkan pula komik Levi & Vitra. Dari komik inilah kemudian diketahui bahwa “Api Cinta” yang dimaksud di sini adalah Levitra. Lalu, mengapa meski disembunyikan menjadi “api cinta”?

Media Internet sebenarnya bisa dimanfaatkan lebih jauh lagi dengan memberikan akses terbatas kepada target audiens yang akan dituju. Misalnya hanya pengakses yang benar-benar dewasalah yang bisa masuk ke area tertentu di website ini untuk mengakses informasi-informasi yang sensitif. Sehingga dengan demikian tidak perlu lagi malu-malu untuk menginformasikan sesuatu yang memang sudah menjadi pesan utama untuk target audiens-nya.

Dengan akses terbatas itu —tentunya dengan mekanisme membership access— komunikasi dengan target audiens yang utama pun bisa lebih intensif dan terarah.

Akhirnya, online publishing ini terjebak antara sebagai sarana community building dengan website yang bermisi menginformasikan produk. Tanggung. Malu-malu.

Online AdvertisingNovember 3, 2005

Apa yang akan dilakukan sebuah produsen DVD Recorders ketika ingin mempromosikan produk baru yang berkapasitas rekam 455 jam? Pioneer memutuskan menghubungi These Days, advertising agency dari Belgia.

Solusinya adalah membuat sebuah viral video yang cerdas, ditayangkan pada site bertajuk 455 Hours.

Video yang cukup ringan dijalankan tersebut berkisah tentang pengendara sepeda di padang nan luas, namun ketika berjumpa sebatang pohon, masih saja menabraknya. Ditutup dengan tagline “Need more space?”, humor cerdas ini akan menstimulasi pengakses untuk mengirimkan ke orang lain, meskipun tanpa janji undian berhadiah.

Categories: