Online PublishingFebruary 21, 2006

Langkah berani diambil oleh tim pemasaran dari Guinness di Inggris. Mereka tanpa bantuan advertising agency atau firma public relations sepakat bahu-mambahu meluncurkan corporate blog, GuinnessBlog.

Sekilas tidak ada yang istimewa dengan kehadiran blog ini. Apalagi bagi sebuah korporasi di negara-negara besar, membuat corporate blog adalah hal yang wajar dan sangat biasa saat ini. Namun bagaimanapun juga contents dalam blog ini bisa kita jadikan rujukan untuk mengembangkan blog serupa bagi korporasi-korporasi di Indonesia. Blog marketing memang belum menjadi langkah yang lazim bagi korporasi di negeri ini. Setidaknya GuinnessBlog bisa dijadikan cermin.

Blog ini dibagi ke dalam beberapa bagian, yaitu Advertising, Innovation, Quality, Rugby dan St. Patrick’s Day. Sayangnya gaya penulisan dalam blog ini terkesan serius, sesuatu yang kurang relevan terhadap image produk maupun target audiens yang mengkonsumsi Guinness. Untunglah ada contents yang lebih “cair”, meskipun hanya link dari web site lain seperti Bubbles in Guinness dan Facts & Folklore.

Di luar kekurangan dan hal-hal yang biasa itu, terbersit antusiasme dan semangat dari tim marketing Guinness di Inggris yang berkomitmet untuk menjaga, merawat dan mengembangkan blog ini, seperti pernyataan mereka, “….This blog is the happy result. We’re just getting started and this is kind of a test so please bear with us while we work some stuff out. But we’re really excited too – we sincerely hope this blog will let us have a ‘conversation’ with more people who are passionate about the same thing as us – GUINNESS®!

Online Advertising, Local ContentsFebruary 15, 2006

Percayakah Anda bahwa es krim mempunyai kontribusi penting dalam upaya memikat lawan jenis? Setidaknya itulah yang coba diyakinkan oleh produsen es krim Wall’s dalam online campaign yang mereka lakukan. Kali ini mengedepankan salah satu varian produknya, Conello. Target sasarannya anak muda. Lebih fokus lagi, anak muda yang sedang dalam proses usaha memikat lawan jenis. Lebih fokus lagi? Ya, anak muda yang memerlukan dukungan tambahan untuk memikat lawan jenis. Dan dukungan itu adalah sepotong es krim. Maka jadilah Conello Jago Gebet.

Desain web site cukup menarik dan fresh dengan loading page yang tidak terlalu berat. Meskipun relevansi tema “gebetan” dengan produk terkesan dipaksakan, namun upaya kreatif dalam online campaign ini cukup memberikan diferensiasi terhadap produk sejenis. Penamaan varian produk dalam “Conello Flavor of Love” dilakukan dengan kreatif. Naming untuk produk dengan rasa tiramisu misalnya, menjadi Tiramiss You — yang tidak tertutup kemungkinan akan menjadi bahan pembicaraan atau bahkan menjadi “bahasa” baru di kalangan target sasaran.

Deferensiasi lain adalah adanya kontes pembuatan video “Jago Gebet”. Entah bagaimana respon target sasaran produk terhadap kontes ini mengingat ketika tulisan ini dibuat, belum ada kiriman dari peserta. Fasilitas Shout Out box di halaman depan lumayan menarik pengunjung untuk kembali lagi ke web site ini. Game juga ditampilkan, namun sangat miskin tantangan. Menu “Nge-Game Yuk” lebih pantas diganti dengan intermezzo atau rehat, karena aplikasi yang ditampilkan tidak layak untuk disebut game.

Jika tujuan utama online campaign ini adalah untuk lebih menanamkan brand pada target sasaran Conello, patut dipertanyakan kerhasilannya. Konfigurasi content yang ada menyebabkan brand Conello beserta product knowledge-nya sendiri akhirnya tenggelam dalam info-info mengenai “dunia pergebetan”. Perlu diupayakan untuk menajamkan relevansi tema terhadap produk, analisa content, fokus pada satu tujuan dan pembuatan copywriting yang lebih cerdas.

Berhasilkah Conello menggebet konsumennya melalui online campaign ini?

Online AdvertisingFebruary 14, 2006

Ikea selama ini dikenal sebagai produsen produk-produk furnitur yang disukai kaum urban maupun kalangan mapan di kota-kota besar. Kali ini Ikea mempromosikan produk-produk peralatan dan furnitur dapur melalui online campaign The Real Swedish Chef.

Mini-site yang lucu dan menghibur ini menyajikan demo membuat “meatballing” dan pancakes dalam potongan video yang tidak begitu berat ditampilkan. Pengunjung juga bisa mengikuti kompetisi dengan hadiah total 1.000 poundsterling, hadiah sebesar itu diwujudkan dalam pesta di rumah pemenang yang dihadiri Lars Backman, si koki legendaris.

Simak Chef’s Manifesto di site ini, dan temukan content yang menarik, menghibur, bermanfaat dan relevan terhadap produk-produk yang dipromosikan. “The more fun you have cooking, the better it tastes,” kata si Chef.

Mobile MarketingFebruary 7, 2006

Mengendarai mobil kelas atas dengan fasilitas wahid tentu menjadi lebih menyenangkan jika dilakukan sambil “membaca” novel pilihan. Jangan takut Anda akan kehilangan kendali karena buku yang dipersembahkan khusus bagi pemakai BMW ini adalah buku dalam format audio file.

Bekerjasama dengan penerbit Random House, BMW meluncurkan strategi pemasaran dengan mamanfaatkan demam podcasting melalui audio books yang bisa didapatkan di site ini.

BMW secara rutin akan menyediakan audio books berformat mp3 yang bisa diputar di beberapa device dan —tentu saja– mobil-mobil BMW seri terbaru yang podcasted ready.

Buku pertama yang bisa diunduh adalah “Beautiful Ride” karya Don Winslow. Rata-rata panjang durasi audio books ini adalah 45 menit dengan besar file rata-rata 14 MB.

Categories: