Online AdvertisingMay 27, 2006

Beetle Luna, model terbaru dari varian New Beetle –si pendongkrak citra VW yang sempat turun itu– diluncurkan dengan menyasar target wanita berusia 25 hingga 49 tahun. Target tersebut dipercaya VW sangat mementingkan faktor desain dan style dalam memilih mobil. Karenanya diluncurkanlah online campaign New Beetle Art, melengkapi strategi direct marketing yang mereka lakukan.

Dikreasi oleh biro iklan Tribal DDB, situs yang berbasis untuk konsumen di London ini memberikan keleluasaan pengunjung untuk memunculkan imajinasi membuat New Beetle bukan hanya sebagai mobil yang handal namun juga bernilai seni.

Selain menyediakan fasilitas download brosur, email atau print hasil karya serta form untuk melakukan test drive, juga diberikan kesempatan kepada para Beetlemania untuk mengikuti kompetisi menghias tampilan VW Beeltle versi baru ini.

Sebagai salah satu upaya strategi direct marketing, situs yang ringan dijalankan namun impresif ini, cukuplah mewakili citra “feminim dan bercitra seni tinggi” yang ingin dikedepankan.

Online Advertising, Local ContentsFebruary 15, 2006

Percayakah Anda bahwa es krim mempunyai kontribusi penting dalam upaya memikat lawan jenis? Setidaknya itulah yang coba diyakinkan oleh produsen es krim Wall’s dalam online campaign yang mereka lakukan. Kali ini mengedepankan salah satu varian produknya, Conello. Target sasarannya anak muda. Lebih fokus lagi, anak muda yang sedang dalam proses usaha memikat lawan jenis. Lebih fokus lagi? Ya, anak muda yang memerlukan dukungan tambahan untuk memikat lawan jenis. Dan dukungan itu adalah sepotong es krim. Maka jadilah Conello Jago Gebet.

Desain web site cukup menarik dan fresh dengan loading page yang tidak terlalu berat. Meskipun relevansi tema “gebetan” dengan produk terkesan dipaksakan, namun upaya kreatif dalam online campaign ini cukup memberikan diferensiasi terhadap produk sejenis. Penamaan varian produk dalam “Conello Flavor of Love” dilakukan dengan kreatif. Naming untuk produk dengan rasa tiramisu misalnya, menjadi Tiramiss You — yang tidak tertutup kemungkinan akan menjadi bahan pembicaraan atau bahkan menjadi “bahasa” baru di kalangan target sasaran.

Deferensiasi lain adalah adanya kontes pembuatan video “Jago Gebet”. Entah bagaimana respon target sasaran produk terhadap kontes ini mengingat ketika tulisan ini dibuat, belum ada kiriman dari peserta. Fasilitas Shout Out box di halaman depan lumayan menarik pengunjung untuk kembali lagi ke web site ini. Game juga ditampilkan, namun sangat miskin tantangan. Menu “Nge-Game Yuk” lebih pantas diganti dengan intermezzo atau rehat, karena aplikasi yang ditampilkan tidak layak untuk disebut game.

Jika tujuan utama online campaign ini adalah untuk lebih menanamkan brand pada target sasaran Conello, patut dipertanyakan kerhasilannya. Konfigurasi content yang ada menyebabkan brand Conello beserta product knowledge-nya sendiri akhirnya tenggelam dalam info-info mengenai “dunia pergebetan”. Perlu diupayakan untuk menajamkan relevansi tema terhadap produk, analisa content, fokus pada satu tujuan dan pembuatan copywriting yang lebih cerdas.

Berhasilkah Conello menggebet konsumennya melalui online campaign ini?

Online AdvertisingFebruary 14, 2006

Ikea selama ini dikenal sebagai produsen produk-produk furnitur yang disukai kaum urban maupun kalangan mapan di kota-kota besar. Kali ini Ikea mempromosikan produk-produk peralatan dan furnitur dapur melalui online campaign The Real Swedish Chef.

Mini-site yang lucu dan menghibur ini menyajikan demo membuat “meatballing” dan pancakes dalam potongan video yang tidak begitu berat ditampilkan. Pengunjung juga bisa mengikuti kompetisi dengan hadiah total 1.000 poundsterling, hadiah sebesar itu diwujudkan dalam pesta di rumah pemenang yang dihadiri Lars Backman, si koki legendaris.

Simak Chef’s Manifesto di site ini, dan temukan content yang menarik, menghibur, bermanfaat dan relevan terhadap produk-produk yang dipromosikan. “The more fun you have cooking, the better it tastes,” kata si Chef.

Online AdvertisingJanuary 27, 2006

Inilah salah satu contoh ide “gila” yang sangat relevan dengan produk yang dipromosikan. Potensinya dalam memikat audiens, menanamkan brand di benak mereka dan menghasilkan user experiences sangat besar di online campaign The Lovely Football .

Sebelum memaparkan ide-ide “gila” yang dilakukan produsen peralatan olahraga Onitsuka ini, kita tengok sejenak profil Onitsuka untuk lebih dalam mengetahui relevansi dari online campaign yang mereka lakukan.

Onitsuka Tiger adalah nama salah satu produk sepatu yang dihasilkan oleh perusahaan yang berdiri di Jepang sejak 1949. Meskipun sasaran produk adalah anak muda, namun desain yang klasik tetap dipertahankan. Filosofinya adalah memberikan “semangat muda” pada produk yang desainnya diilhami dari sepatu untuk sepakbola ini. Maka, penggemar sepatu Onitsuka Tiger pun bukan hanya dari kalangan muda yang gandrung dengan desain vintage yang klasik, namun juga generasi sebelumnya yang sudah merasakan spirit dan pengalaman terhadap produk ini bertahun-tahun.

Ide “gila” pertama adalah membuat “yel-yel” pertandingan bola yang —tentu saja— dikaitkan dengan pengetahuan tentang produk yang dipromosikan. Lalu “yel-yel” atau jingle tersebut dikonteskan. Maka, online campaign ini pun mengklaim sebagai the world’s first online karaoke! Meski produk dan perusahaan ini sudah berkembang di 12 negara, namun spirit dan ciri ke-Jepang-an masih dipertahankan. Untuk itulah dipilih tema karaoke, bukan game atau kontes yang lain.

Dari ide “gila” tersebut berkembang ke gagasan “gila” lain dengan membentuk Onitsuka Tiger National Choir, paduan suara yang hanya mau (dan bisa?) melantunkan “yel-yel” sepakbola. Seragam anggota choir pun memakai siluet dari sepatu Onitsuka Tiger, sehingga selama Anda ber-karaoke, image, logo dan siluet produk perlahan tertanam di benak.

Diketuai oleh Tatsuya Nagoshi yang selalu tampil ceria di web site ini, choir terdiri dari 22 orang yang siap memberikan contoh bagaimana ber-karaoke dengan “yel-yel” sepakbola yang dibuat sangat serius ini.

Pecinta sepakbola atau bukan, pemakai sepatu Onitsuka Tiger atau bukan, saya yakin Anda akan tergerak untuk mencoba ber-karaoke dan tergelitik dengan score yang Anda hasilkan. Saya pun yakin Anda tak segan untuk mengulangi bernyanyi. Experiences seperti itulah yang akan dilakukan pengunjung web site ini, maka hasilnya bisa ditebak: secara tidak sadar brand Onitsuka Tiger akan tertanam di benak audiens melalui “yel-yel” yang kita nyanyikan!

———-
Ide unik lain mengenai online campaign produk sepatu, bisa Anda cermati di sini.

Online AdvertisingDecember 16, 2005

Universal Pictures melakukan viral campaign melalui media online dengan mengambil salah satu scene dari film The 40 Year Old Virgin, menandai diluncurkannya format DVD dari film tersebut. Scene yang diambil adalah ketika sang aktor Steve Carell berada di suatu klinik untuk melakukan waxing, pencabutan bulu dada.



Campaign unik, lucu dan sangat relevan dengan produk ini
disasar untuk audiens di Inggris. Idenya sederhana, pengunjung bisa mengetikkan kata-kata yang nantinya akan tercetak di dada Carell yang lebat berbulu, sebelum mengirimkan hasilnya ke beberapa orang. Informasi yang disampaikan ke orang lain tersebut tentu dimuati dengan promosi peluncuran DVD ini.

Pada saat Anda melakukan waxing di dada Carell, Anda akan melihat ekspresi Carell yang kesakitan, namun lucu!

Online Advertising, Local ContentsDecember 13, 2005

Sekitar empat tahun lalu, ketika terlintas di benak Tony Fernandes [ see profile ] hasrat untuk memiliki bisnis penerbangan murah, Tony tidak juga segera mendapatkan lisensi. Baru setelah dia membeli sebuah maskapai penerbangan yang nyaris bangkrut, sejak itulah terkuak fenomena penerbangan murah yang sekarang menjadi dambaan para penumpang pesawat di Asia.

Kesuksesan Tony dan Air Asia ini dirayakan dengan mengadakan online campaign berupa pemberian 2.000.000 kursi gratis untuk 60 rute penerbangan di seluruh Asia.

Kesempatan terbang gratis maskapai yang mempunyai slogan “Now Everyone Can Fly” ini hanya dapat diperoleh secara online di www.airasia.com atau pesan melalui mobile.airasia.com. Mobile campaign hanya tersedia untuk telepon seluler dan alat nirkabel lain berteknologi GPRS, 3G, dan EDGE. Periode booking yang berlaku adalah sejak 7-28 Desember 2005 dengan periode penerbangan 7 Februari-10 Oktober 2006.

Campaign ini didukung dengan print ad di beberapa media cetak terkemuka. Salah satunya adalah di Harian Kompas dengan ukuran 2 halaman penuh (!). Namun, di tengah gencarnya promosi ini berlangsung, terselip berita tidak sedap tentang keabsahan penerbangan domestik Air Asia di Indonesia. Meskipun sudah mengakuisisi Awair dan menjadi PT Indonesia Air Asia, namun maskapai ini masih belum boleh melakukan penerbangan domestik di Indonesia.

Apakah ini hanya salah komunikasi antara pemerintah dengan manajemen Air Asia, atau memang benar Air Asia melanggar aturan?

Online AdvertisingDecember 3, 2005

Iklan di media online, terutama website bagaikan dua mata sisi uang yang berbeda. Suatu ketika bisa menjadi media informasi yang menghibur, namun banyak juga yang mengeluhkan sebagai gangguan akibat banyaknya banner ads [ see define ] pada sebuah halaman web.

Lalu, apa pendapat Anda jika menemui sebuah website yang hanya, sekali lagi hanya, terdiri dari banner ads di setiap jengkal halamannya? Menganggapnya sebuah proyek gila? Pekerjaan sia-sia? Tunggu dulu, website yang melulu menyajikan banner ads ini sukses menjual setiap pixel di halaman webnya. Bagaimana bisa?

The Million Dollar Homepage, begitu Alex Tew, si penemu, menamakan situsnya. Tew sukses berjualan setiap pixel [ see define ] di website ini dengan target US$ 1 juta. Saat ini Tew telah berhasil memanen ladang pixel di websitenya sebesar US$ 623,800. Jumlah yang lebih dari cukup untuk seorang mahasiswa berumur 21 tahun seperti dia. Ah, Tew!

Online AdvertisingNovember 26, 2005

Ketika pertama kali kamera diperkenalkan kepada publik pada tahun 1800-an, dibutuhkan waktu dan pemrosesan yang sangat lama. Obyek foto tidak boleh banyak bergerak dan harus pada posisi diam selama beberapa menit. Setelah itu baru melalui proses “penampakan” gambar yang juga membutuhkan waktu lama.

Kini digitalisasi kamera sudah mengubah segalanya. Variasi produk dan kandungan teknologi yang dihasilkan produsen kamera semakin bervariasi. Maka “kegiatan membekukan peristiwa” ini sekarang mengalami redefinisi hampir menyeluruh. Mengubah berbagai pengenalan, pengalaman, dan pemahaman kita tentang dunia fotografi.

Info Trends Research Group memaparkan tahun depan persentasi penjualan kamera digital diperkirakan akan menyentuh angka 63 dari total penjualan kamera, meskipun industri ini juga mendapatkan tekanan yang cukup keras dari penjualan telepon-selular-berkamera.

Panasonic, salah satu pemain di industri ini meluncurkan online campaign menarik, Gyro Runner untuk memasyarakatkan teknologi Lumix yang diusung di setiap produk kamera digital Panasonic.

Advergaming [ see define ] ini sangat sederhana, loading-nya cepat dan menyenangkan dimainkan. Latar belakang permainan berupa profil kamera adalah strategi Panasonic untuk semakin menancapkan brand Panasonic di benak konsumen.

Biro iklan interaktif Inbox Digital mengembangkan campaign yang berhadiah voucher diskon pembelian dan hadiah utama berupa kamera digital. Besarnya hadiah diskon didapat dari nilai game yang dimainkan. Campaign ini berbasis di Inggris.

Online AdvertisingNovember 25, 2005

Seusai menyantap pancakes pada suatu sarapan pagi di tahun 2004, dua sobat Kyle Mashima dan Prescott Lee membangun FilmLoop, Inc. Baru-baru ini FilmLoop bersepakat dengan beberapa brand terkemuka seperti HP, Purina dan TBS untuk memasang iklan di aplikasi image viewer yang berjalan di deskstop ini.

FilmLoop bukan sekadar image viewer, namun lebih tepat disebut desktop photo broadcasting tool. Kita bisa membuat semacam loops —selarik gambar-gambar dinamis yang berjalan di komputer. Foto dan gambar tersebut bisa kita share kepada pemakai lain, keluarga atau kerabat kita, dengan kemampuan updating yang simultan. Sebaliknya, kita juga bisa meminta kepada pengguna lain untuk mendapatkan akses viewer dari album mereka.

Pengiklan bisa membeli space di sela-sela foto atau gambar yang sedang “berjalan”. Itulah yang dilakukan HP, Purina dan TBS tadi. Iklan-iklan yang terselip tersebut bisa membesar, ter-link ke suara, video atau website pengiklan.

Salah satu kelebihan memasang iklan di FilmLoop adalah bisa memastikan target audiens-nya berdasarkan usia, jender, lokasi atau data-data lain yang diperoleh ketika pengguna mengunduh aplikasi ini.

Kabarnya, jaringan TBS akan melakukan promosi serial “Sex and the City” ke dalam FilmLoop. Anda tertarik? Ambil saja di sini.

Online AdvertisingNovember 22, 2005

Starbucks memang bukan hanya sekadar soal secangkir kopi, namun adalah juga sebuah entitas gaya hidup. Apa yang disajikan Starbucks pada setiap gerainya bukan hanya variasi rasa dan cara menikmati kopi. Lebih dari itu.

Di musim liburan kali ini, Starbucks mengajak bertamasya bersama Si Cangkir Merah. The Red Cup, begitu online campaign Starbucks kali ini disebut.

Content dan navigasi website ini sangat simple, namun usable. Advergaming-nya ringan dijalankan dan mampu membangkitkan nostalgia kita akan permainan “jadul” seperti PacMan, Puzzle. Kesemuanya adalah game ringan yang tentu masih memungkinkan kita memainkannya sambil menyeruput secangkir kopi.

Sajian di halaman pertama selalu berubah setiap hari. Suatu ketika berisi tentang tips berlibur, ketika yang lain mengenai game.

Fitur lain dari campaign yang didukung dengan promosi melalui media luar ruang ini adalah….. Ah, lebih baik jelajahi segera website ini. Lebih menarik dari yang sekadar bisa disampaikan di sini. Percayalah!

Online AdvertisingNovember 20, 2005

Sering merasa boring ketika mengisi online-form? Atau mencari inspirasi untuk pembuatan form isian yang menarik di website? Tengok apa yang dilakukan Ricola dalam campaign yang mereka lakukan ini.

Produk permen herbal ini dalam online contest yang didukung oleh Bos Advertising menyediakan hadiah yang sangat menarik, senilai US$ 10.000. Hadiah sebanyak itu adalah untuk menikmati kelegaan dan segarnya layanan sebuah spa di Jenewa, Swiss.

Kembali ke masalah online-form. Apa yang dilakukan Ricola ketika meminta data dari pengakses yang akan mengikuti kontes ini sangat menarik. Selama mengisi form —dengan tampilan aplikasi Flash— informasi mengenai produk disampaikan dengan simultan, sehingga brand dan product knowledge bisa sampai ke benak pengakses. Sebuah upaya yang relevan dan efektif. Mengisi form pun menjadi pengalaman yang berkesan.

Tentang Ricola, Anda bisa menyimak lebih lanjut di sini dan di sini.

Online AdvertisingNovember 5, 2005

Era baru teknologi mobile telah hadir dan segera memasyarakat, 3rd Generation Mobile Technology atau 3G, begitu sering disebut. Tehnologi ini memungkinkan berlangsungnya pertukaran data dalam jumlah besar secara mulus. Maka bisa dibayangkan apa yang mampu dilakukan dengan telepon selular kita: menyaksikan full-video, bertatap muka dengan lawan bicara, melakukan pembelian online, akses data internet dan tentu keriuhan pesan-pesan iklan interaktif….

Motorola, sebagai penyedia handphone berteknologi 3G menggandeng Ogilvy-Interactive yang bermarkas di Paris untuk mengembangkan online advertising dengan tema 3G is HERE.

Campaign ini mempertaruhkan reputasi Ogilvy-Interactive dalam strategi dan kreasi. Hasilnya memang tidak mengecewakan. Informasi yang disampaikan tidak melulu mengenai product knowledge dari handphone-handphone Motorola yang sudah 3G ready, namun juga pengetahuan dan penjelesan yang jernih tentang apa itu teknologi 3G.

Dengan fasilitas dan desain yang menarik, pengakses digiring untuk mengenal teknologi 3G dan berjumpa dengan elemen-elemen yang mungkin terjadi dengan adanya 3G. Juga disediakan kompetisi menarik Motorola HERE! berhadiah produk 3G Motorola, sedangkan pemilih/voter dari kompetisi ini akan mendapatkan Motorola Bluetooth headset.

Big idea dari campaign ini adalah keikutsertaan para pengakses untuk menuangkan idenya yang sejalan dengan tema HERE tersebut. User/pengakses dilibatkan aktif dengan aktifitas bernuansa pengenalan akan penggunaan teknologi 3G. Sehingga jika kelak sudah menggunakan 3G, tentu diharapkan brand Motorola-lah yang tertanam di benak pengakses.

Online AdvertisingNovember 3, 2005

Apa yang akan dilakukan sebuah produsen DVD Recorders ketika ingin mempromosikan produk baru yang berkapasitas rekam 455 jam? Pioneer memutuskan menghubungi These Days, advertising agency dari Belgia.

Solusinya adalah membuat sebuah viral video yang cerdas, ditayangkan pada site bertajuk 455 Hours.

Video yang cukup ringan dijalankan tersebut berkisah tentang pengendara sepeda di padang nan luas, namun ketika berjumpa sebatang pohon, masih saja menabraknya. Ditutup dengan tagline “Need more space?”, humor cerdas ini akan menstimulasi pengakses untuk mengirimkan ke orang lain, meskipun tanpa janji undian berhadiah.

Online AdvertisingNovember 1, 2005

Anda pemakai Yahoo! Messenger (YM) pasti sangat akrab dengan avatar [ see define ]. Walaupun Anda bukan sebagai pengguna, kehadiran avatar dalam fasilitas YM Anda tentu sering muncul, setidaknya pada lawan chat Anda.

Yahoo! memanfaatkan fasilitas tersebut dengan menggandeng beberapa produk ternama. Salah satu yang sekarang sedang berlangsung adalah kerjasama Yahoo! UK dengan FCUK, brand fashion ternama.

Adidas tidak kalah, ikut serta mendandani profil virtual Anda di YM. Fasilitas tersebut tersedia untuk karakter wanita. Namun hanya jika Anda benar-benar langsing saja yang bisa hampir menyamai karakter avatar Anda. Maklum, style avatar yang tersedia kebanyakan memang seperti itu: langsing dengan mata lentik. Atau justru personifikasi seperti itu yang dicari? Bukankah media ini sangat ampuh untuk bersembunyi dari kenyataan?

Terlepas dari itu, bagaimanapun juga Yahoo! sangat kreatif dalam memanfaatkan lahan iklan baru ini.

Online AdvertisingOctober 27, 2005

Masih ingat film klasik King Kong? Kali ini remake film tersebut sedang gencar dipromosikan, khususnya di Eropa. Produser film ini melakukan online campaign dengan menggandeng produsen makanan ringan Pringles.

Campaign tersebut dibuat oleh Grey Interactive dengan meluncurkan mini-site Kong Promotion.

Pada site tersebut bisa ditemukan cuplikan film, foto-foto, e-card dan suara King Kong yang menggetarkan layar monitor Anda.

Dua permainan juga ditampilkan, hasil karya Inbox Digital. Advergame-nya cukup menarik dan mudah dimainkan, dengan tanpa mengabaikan unsur serunya permainan. Pemenang antara lain akan dibawa berkelana ke New Zealand, menemui King Kong… Ah, tentu bukan tapi untuk berwisata di sana. Disediakan juga hadiah-hadiah lain.

Lalu, apa relevansinya campaign ini dengan produk Pringles? Apa benar King Kong suka keripik kentang? Mengapa Pringles menggunakan King Kong sebagai endorser? Apakah image kekuatan yang diambil?

Relevansinya sederhana: jika Anda menikmati film King Kong, jangan lupa bawa Pringles.

Categories: